INTELIJENPOS.com, MANADO – Suasana akhir pekan di kawasan Megamas, Manado, berubah menjadi duka setelah insiden kebakaran hebat melanda Mega Mall Manado pada Sabtu (16/5/2026) malam. Kebakaran ini mengakibatkan jatuhnya satu korban jiwa dan operasional mall dihentikan sementara untuk penyelidikan.
Kronologi Kejadian
Api dilaporkan pertama kali muncul sekitar pukul 20.40 – 20.45 WITA. Titik asap pekat terlihat berasal dari lantai atas, tepatnya di sekitar Lantai 3 dan Lantai 4 (area kantor dan dekat bioskop XXI).

Ratusan pengunjung dan karyawan yang sedang menikmati malam minggu sempat panik dan berhamburan keluar gedung melalui tangga darurat karena kepulan asap tebal dengan cepat memenuhi ruangan dan memutus jarak pandang.
Korban Jiwa dan Luka-Luka
Berdasarkan data resmi dari pihak kepolisian, terdapat total 5 korban dalam peristiwa ini:
1 Orang meninggal Dunia: Seorang karyawan perempuan berinisial PT (diketahui bernama Pricilia Tamawiwy). Ia ditemukan meninggal dunia di area kantor setelah terjebak di tengah kepulan asap pekat.
4 Orang selamat: Empat orang pria (Stenly, Gilbert Sangir, Adit Rumese, dan Nando Tara) berhasil dievakuasi oleh petugas. Saat ini, mereka sedang menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Polda Sulut akibat gangguan pernapasan.

Upaya Pemadaman
Sebanyak 11 unit armada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado dikerahkan ke lokasi. Petugas juga dibantu oleh kendaraan Water Cannon (AWC) dari Polda Sulawesi Utara untuk menjinakkan si jago merah. Api baru berhasil dikendalikan total menjelang tengah malam.
Status Operasional dan Penyelidikan
Hingga Minggu (17/5/2026), Mega Mall Manado dinyatakan tutup sementara dan dalam status quo (pengamanan ketat).

Garis Polisi (Police Line): Telah dipasang di area terdampak untuk kepentingan Olah TKP.
Tim Ahli: Penyelidikan penyebab kebakaran melibatkan Tim Inafis Polda Sulut, Bidang Laboratorium Forensik (Labfor), dan Satreskrim Polresta Manado.
Imbauan: Kapolresta Manado, Kombes Pol Irham Halid, meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi atau spekulasi yang belum terverifikasi di media sosial.
(Lukhy)







Komentar