Bendera Negara Robek dan Terpasang Hingga Malam Hari di Kantor PAM Malalayang, Diduga Abaikan UU Nomor 24 Tahun 2009

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:45

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bendera Negara kusam, robek, terpasang sampai malam hari di Kantor PAM Malalayang

Bendera Negara kusam, robek, terpasang sampai malam hari di Kantor PAM Malalayang

INTELIJENPOS.com, MANADO – Kondisi memprihatinkan terlihat pada bendera Merah Putih yang berkibar di area Instalasi Pengolahan Air (IPA) PT Air Minum (PAM) Kota Manado, yang berlokasi di Jl. Krida No. 70, Malalayang Satu Timur. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu, 10 Juni 2026, pukul 18.28 WITA, bendera tersebut ditemukan dalam kondisi usang dan robek.

Selain kondisi fisik yang tidak layak, bendera tersebut juga masih dibiarkan terpasang di tiang saat hari telah gelap. Hal ini dinilai publik tidak sesuai dengan tata cara penggunaan bendera negara sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Merujuk pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan, terdapat dua pelanggaran nyata dalam temuan ini:

Pasal 24 huruf c, yang menyatakan bahwa “Setiap orang dilarang mengibarkan Bendera Negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam.”

Pasal 7 ayat (1), yang menegaskan bahwa pengibaran dan/atau pemasangan Bendera Negara dilakukan pada waktu antara matahari terbit hingga matahari terbenam.

Pengamat Hukum dan Militer 

Peristiwa ini telanjur memantik perhatian serius dari pengamat hukum dan militer, dr. Adv. Taufik Triwidyanto, S.H., CPLA., CTA.

Taufik menilai kelalaian di institusi, terlebih di area yang merupakan fasilitas publik, merupakan hal yang fatal dan bertentangan dengan batas waktu pengibaran resmi yang telah diatur oleh undang-undang.

“Ini jelas pelanggaran yang fatal terhadap UU Nomor 24 Tahun 2009 yang mengatur batasan waktu pengibaran bendera negara hanya sampai matahari terbenam. Membiarkan bendera tetap berkibar di tengah kegelapan malam tanpa penerangan khusus berarti instansi tersebut tidak mencerminkan kebanggaannya terhadap negara ini,” kata Taufik memberikan pandangan hukumnya.

Ia menambahkan, penghormatan terhadap Bendera Negara di area perkantoran pemerintah maupun fasilitas publik wajib dijaga secara ketat guna menghargai nilai sejarah dan perjuangan kemerdekaan bangsa.

Upaya Konfirmasi

Terkait temuan ini, upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Manajer PAM Malalayang, Valdano Rantung, melalui pesan singkat WhatsApp untuk meminta klarifikasi mengenai pemeliharaan bendera dan alasan mengapa bendera tersebut tetap dikibarkan melebihi batas waktu yang ditentukan. Namun, hingga berita ini diturunkan, Valdano Rantung tidak memberikan tanggapan atau respons apa pun atas pesan konfirmasi yang telah dikirimkan.

Ketidakpedulian pihak pengelola fasilitas umum terhadap simbol negara ini menuai sorotan tajam. Masyarakat berharap pihak terkait, termasuk jajaran manajemen PAM Kota Manado, lebih serius dalam menunjukkan sikap menghormati lambang negara sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.

(Red)

Berita Terkait

Urine Negatif & Ditahan 2 Bulan, Kuasa Hukum Duga Kasus Liquid Dikriminalisasi
Warga Buha Lingkungan 2 Tegas Tolak Proyek Jalan TPA Sumompo, Minta Dinas Perkim Alihkan Titik Koordinat
Aliansi Mentari Timur Bersatu: Dorong Generasi Muda Garda Terdepan Menangkal Intoleran
Polemik Proyek Dana Perkim 8,7 Milyar Dibangun di Atas Lahan Pemkot TPA Sumompo, Warga Komplain Titik Lokasi dan Transparansi
Eks Kadis Kominfo Sulut Steven Liow Dijebloskan ke Sel Tahanan Terkait Korupsi Dana Publikasi
GANNAS Kota Manado Turut Hadiri Sosialisasi UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Perlindungan Saksi dan Korban di Manado
LPSK Indonesia: Wakil Gubernur Sulut Dr. Viktor Mailangkay Buka Sosialisasi UU Nomor 3 Tahun 2026 
Kunjungan Sosial Merry Manumpil: Aksi Peduli Kebakaran di Singkil 2 oleh Ketua DPRt PSI Kombos Timur
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:58

Urine Negatif & Ditahan 2 Bulan, Kuasa Hukum Duga Kasus Liquid Dikriminalisasi

Selasa, 3 November 2026 - 09:30

Warga Buha Lingkungan 2 Tegas Tolak Proyek Jalan TPA Sumompo, Minta Dinas Perkim Alihkan Titik Koordinat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:36

Polemik Proyek Dana Perkim 8,7 Milyar Dibangun di Atas Lahan Pemkot TPA Sumompo, Warga Komplain Titik Lokasi dan Transparansi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:30

Eks Kadis Kominfo Sulut Steven Liow Dijebloskan ke Sel Tahanan Terkait Korupsi Dana Publikasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:58

GANNAS Kota Manado Turut Hadiri Sosialisasi UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Perlindungan Saksi dan Korban di Manado

Berita Terbaru