Dialog Buntu di Depan Pagar DPRD Sulut: Aspirasi Mahasiswa Terkubur Kericuhan

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:20

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

INTELIJENPOS.com, MANADO – Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Kantor DPRD Sulawesi Utara pada Rabu (17/6/2026) menyisakan catatan kelam bagi iklim demokrasi di daerah. Alih-alih menghasilkan ruang diskusi yang konstruktif, aksi yang sedianya menjadi ajang penyampaian aspirasi justru berakhir dengan pembubaran paksa oleh aparat keamanan, meninggalkan substansi tuntutan yang tak sempat tersampaikan ke meja legislatif.

Sejak pukul 16.00 Wita, ratusan mahasiswa datang membawa daftar panjang persoalan yang mendesak untuk dibahas. Isu-isu strategis seperti transparansi program Koperasi Merah Putih, dugaan pelanggaran HAM, karut-marut distribusi BBM subsidi, hingga kebijakan lokal krusial—mulai dari evaluasi Trans Manado, keterbukaan draf RTRW, hingga penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola kampus—menjadi pokok tuntutan.

Namun, harapan adanya ruang dialog sebagai jembatan antara rakyat dan wakilnya terputus saat ketegangan fisik pecah di gerbang kantor DPRD. Aksi penggoyangan pagar yang berujung pada pelemparan benda-benda ke arah gedung memicu respons keras aparat. Water cannon dan gas air mata segera dikerahkan untuk memukul mundur massa hingga satu kilometer dari lokasi, mengakhiri upaya penyampaian pendapat sebelum benar-benar dimulai.

Kehilangan Momentum Aspirasi

Wakil Ketua DPRD Sulut, Royke Anter, menyayangkan berakhirnya aksi tersebut tanpa adanya dialog formal. Menurutnya, lembaga legislatif sebenarnya telah bersiap untuk memfasilitasi pertemuan dengan perwakilan mahasiswa.

“Pada prinsipnya, kami sangat membuka ruang bagi adik-adik mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi. Sejumlah anggota dewan bahkan sudah bersiap di lokasi untuk mendengar langsung apa yang menjadi keresahan mereka,” ungkap Royke.

Ia menambahkan, pihak DPRD menyesalkan situasi yang terlanjur memanas sebelum substansi tuntutan sempat disuarakan.

“Sangat disayangkan, aspirasi mereka belum sempat tersampaikan, tetapi aksi terlanjur dibubarkan karena kondisi yang dianggap sudah tidak tertib dan mengganggu keamanan,” lanjutnya.

Demokrasi yang Tercederai

Kericuhan ini menegaskan adanya “jurang” komunikasi antara mahasiswa dan pengambil kebijakan. Ketika dialog gagal terbangun, yang menjadi korban utama bukanlah pagar besi yang roboh atau ketertiban umum semata, melainkan aspirasi itu sendiri. Substansi masalah yang dibawa mahasiswa akhirnya tenggelam di balik asap gas air mata dan hiruk-pikuk bentrokan.

Peristiwa hari ini menjadi pengingat bahwa di saat kanal-kanal dialog formal tidak mampu meminimalisir ketegangan di lapangan, maka aspirasi rakyat akan selalu berisiko terabaikan. Tanpa ruang diskusi yang sehat, kebebasan menyampaikan pendapat seringkali terjebak dalam lingkaran konflik yang kontraproduktif, di mana kepentingan publik justru menjadi pihak yang paling dirugikan.

(Red)

Berita Terkait

Asap Pekat Kebakaran TPA Sumompo Kembali Mengepul Usai Armada Dump Truk Bongkar Muatan 
Satpol PP Bersama Pemkot Manado Tertibkan Lapak di Badan Jalan dan Trotoar Kecamatan Mapanget
Deisy Simbala,S.P., Anggota DPRD Boltim Melayat ke Rumah Duka Alm. Pitres Sombowadile, Kenang Jasa dan Keteladanan Almarhum
Menegakkan Tertib Lalu Lintas: Kendaraan Direktur RSUD Tak Luput dari Penindakan di Zona Terlarang  
Ruas Jalan Menuju TPA Sumompo Dipadati Parkiran Liar Kendaraan di Badan Jalan, Picu Kemacetan Parah
BPN Janji Bayar Ganti Untung Tahun Ini, Warga DAS: Jangan Ada Wanprestasi!
Pagar Emas Nusantara Siap Kawal, Aksi Damai Warga DAS Manado Bakal Digelar, Tuntut Realisasi Dana Ganti Untung
BWS Enggan Beri Penjelasan, Konsolidasi Komunitas Warga DAS Manado Pertanyakan Macetnya Ganti Untung Rp1,7 Triliun Bank Dunia
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:09

Asap Pekat Kebakaran TPA Sumompo Kembali Mengepul Usai Armada Dump Truk Bongkar Muatan 

Rabu, 23 September 2026 - 17:52

Satpol PP Bersama Pemkot Manado Tertibkan Lapak di Badan Jalan dan Trotoar Kecamatan Mapanget

Rabu, 23 September 2026 - 15:36

Deisy Simbala,S.P., Anggota DPRD Boltim Melayat ke Rumah Duka Alm. Pitres Sombowadile, Kenang Jasa dan Keteladanan Almarhum

Rabu, 16 September 2026 - 17:23

Ruas Jalan Menuju TPA Sumompo Dipadati Parkiran Liar Kendaraan di Badan Jalan, Picu Kemacetan Parah

Rabu, 16 September 2026 - 14:56

BPN Janji Bayar Ganti Untung Tahun Ini, Warga DAS: Jangan Ada Wanprestasi!

Berita Terbaru