INTELIJENPOS.COM, MANADO — kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo terus menimbulkan dampak serius bagi kesehatan warga sekitar. Oleh karena itu, akibat kepulan asap pekat yang masuk hingga ke dalam permukiman, seorang warga lanjut usia yakni ‘Oma Marry’ yang rumahnya di jalan Kudahati hanya beberapa meter dari lahan TPA yang terbakar harus dilarikan secara darurat ke Rumah Sakit Kirana karena mengalami pusing, Kamis (25/09/2026)
Selain itu, peristiwa tersebut terjadi ketika kondisi rumah korban memang berada sangat dekat dengan lokasi kejadian. Bahkan, saat insiden berlangsung, ‘Oma Marry’ sedang tinggal seorang diri di rumahnya, hingga akhirnya terjebak dan tidak bisa lari ketika kepulan asap tebal sudah mengepung seluruh ruangan.
Namun, berkat kesigapan di lapangan, korban yang mengalami kondisi darurat kesehatan akibat paparan asap langsung dievakuasi menggunakan ambulans yang disiagakan di tempat kejadian perkara (TKP) menuju rumah sakit.
Selanjutnya, berdasarkan pemantauan penanganan medis hingga hari kedua perawatan, kondisi kesehatan Ibu Marry dilaporkan sudah mulai stabil. Saat ini korban berada di kamar 208 lantai 2.
Di sisi lain, terkait pembiayaan medis, korban dipastikan tertangani melalui fasilitas BPJS Kesehatan Kelas 1 yang berstatus aktif.
Meskipun aspek administratif dan penanganan medis telah berjalan, pihak keluarga dan masyarakat menilai bahwa penanganan tidak cukup hanya berhenti pada fasilitas kesehatan semata. Oleh sebab itu, dibutuhkan kehadiran langsung pemerintah sebagai wujud kepedulian moril dan dukungan psikis kepada korban yang mengalami musibah akibat dampak lingkungan ini.
Akhirnya, kasus ini menjadi pengingat penting akan besarnya risiko polusi udara akibat insiden TPA terhadap keselamatan warga, khususnya kelompok rentan.
Melalui kejadian ini, warga dan pihak keluarga berharap agar penanganan dampak polusi serta perhatian nyata dari pemerintah dapat terus dikedepankan bagi masyarakat dan korban.
(Red)







