Komitmen Hari Anak Nasional: Ratusan Anak Suarakan ‘Stop Kekerasan’ di Lapangan Tikala Manado

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

INTELIJENPOS.com, MANADO — Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Anak (PPA) Cluster Manado 2 yang dihelat di Lapangan Sparta Tikala Manado pada Sabtu, 25 Juli 2026, menjadi ajang penting untuk memperkuat kesadaran kolektif dalam melindungi hak-hak anak. 

Kegiatan yang diinisiasi oleh pihak penyelenggara, di antaranya Boy Pratasik,S.Pd. bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), mengusung tema nasional “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan.”

Acara yang dipusatkan di Lapangan Sparta Tikala Manado ini dihadiri oleh sekitar 400 anak dari perwakilan 13 Pusat Pengembangan Anak (PPA) yang berasal dari tiga kabupaten/kota, yakni Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Kabupaten Minahasa, dan sebagian wilayah Kota Manado.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Manado, Ir. Meisje Heidy Naomi Wollah, M.Si, yang hadir mewakili Wali Kota Manado untuk membuka kegiatan tersebut, menyampaikan pesan penting dari pemerintah. Ia menekankan bahwa tema yang diusung merupakan pengingat bahwa anak-anak adalah investasi terbaik sekaligus generasi penerus bangsa.

“Pesan inti dari pemerintah mengacu pada tema sayang anak dan membangun masa depan anak. Kita harus sama-sama berkomitmen mengatakan bahwa stop kekerasan terhadap anak, karena anak adalah generasi penerus bangsa,” ujar Meisje Wollah saat memberikan sambutan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa konsep utama dari kegiatan sosialisasi ini adalah mengajak seluruh elemen masyarakat—mulai dari orang tua, lingkungan, hingga para pembimbing—untuk menyatakan sikap tegas melawan segala bentuk kekerasan terhadap anak serta memberikan kasih sayang dan perlindungan yang layak.

Kemeriahan acara di Lapangan Sparta Tikala ini juga diisi dengan berbagai penampilan seni yang menarik. Tercatat, setiap Pusat Pengembangan Anak (PPA) turut ambil bagian dengan menampilkan dua performa terbaik dalam panggung pentas seni yang disediakan oleh panitia.

Kehadiran unsur forum koordinasi pimpinan dan jajaran pemerintah turut memperkuat dukungan dalam kegiatan ini. Terpantau hadir mendampingi jalannya acara, Kepala Dinas DP3A Kota Manado Ir. Meisje Heidy Naomi Wollah, M.Si bersama para Kepala Bidang (Kabid) Pemkot Manado serta Kapolsek Tikala.

Melalui momentum ini, seluruh pihak berharap komitmen bersama untuk mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan bebas dari kekerasan bagi anak-anak di Sulawesi Utara dapat terus terjaga.

(Red)

Berita Terkait

Wali Kota Andrei Angouw Buka Bimtek Penilaian Maturitas SPIP, Tekankan Tata Kelola Pemerintahan yang Akuntabel
Satpol PP Manado Tertibkan Pedagang Kaki Lima di Mahakeret Barat Demi Ketertiban Umum
Dialog Buntu di Depan Pagar DPRD Sulut: Aspirasi Mahasiswa Terkubur Kericuhan
Bendera Negara Robek dan Terpasang Hingga Malam Hari di Kantor PAM Malalayang, Diduga Abaikan UU Nomor 24 Tahun 2009
Gugatan Dikabulkan, PN Manado Tetapkan Buang Sineke Pemilik Sah Lahan Sengketa.
Bendera Merah Putih Berkibar Hingga Malam di Kantor Satpol PP Manado Disorot Pengamat Militer
Warning Nasionalisme!: Bendera Lusuh & Robek Berkibar di Dinas PUPR Manado, Pengamat Militer Angkat Bicara
BREAKING NEWS: Mega Mall Manado Terbakar, Satu Karyawan Meninggal Dunia
Berita ini 29 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:23 WIB

Wali Kota Andrei Angouw Buka Bimtek Penilaian Maturitas SPIP, Tekankan Tata Kelola Pemerintahan yang Akuntabel

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:12 WIB

Komitmen Hari Anak Nasional: Ratusan Anak Suarakan ‘Stop Kekerasan’ di Lapangan Tikala Manado

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:30 WIB

Satpol PP Manado Tertibkan Pedagang Kaki Lima di Mahakeret Barat Demi Ketertiban Umum

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:20 WIB

Dialog Buntu di Depan Pagar DPRD Sulut: Aspirasi Mahasiswa Terkubur Kericuhan

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:45 WIB

Bendera Negara Robek dan Terpasang Hingga Malam Hari di Kantor PAM Malalayang, Diduga Abaikan UU Nomor 24 Tahun 2009

Berita Terbaru