INTELIJENPOS.COM, MANADO — Memperkuat peranan kaum intelektual muda dalam merawat kebhinekaan, Aliansi Mentari Timur Bersatu menggelar Dialog Kebangsaan di Cafe Doulos, Manado, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan ini secara tegas mendorong generasi penerus bangsa agar berdiri sebagai garda terdepan dalam menangkal intoleransi dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Selain itu, mengusung tema utama “Menjalin Kesatuan dan Persatuan dalam Bingkai NKRI” dengan subtema “Generasi Muda Menjadi Garda Terdepan dalam Menyatukan Bangsa, Jauhkan Perbedaan Tolak Intoleransi”, forum ini menghadirkan ruang diskusi interaktif yang dipimpin langsung oleh Ketua Presidium Aliansi Mentari Timur Bersatu, Jhon Pade,S.Sos.
Selanjutnya, dalam pemaparannya, Jhon Pade menekankan bahwa keterlibatan aktif kaum muda sangat krusial dalam menjaga stabilitas sosial di daerah, khususnya di Sulawesi Utara yang selama ini dikenal sebagai laboratorium kerukunan.
Di samping itu, “Generasi muda tidak boleh tinggal diam atau bersikap apatis melihat dinamika sosial yang ada. Kita harus menjadi garda terdepan dalam merawat persatuan, menjauhkan segala perbedaan yang ada, serta dengan tegas menolak segala bentuk tindakan intoleran yang berpotensi memecah belah kedamaian di Sulawesi Utara,” tegas Jhon Pade di hadapan para peserta diskusi.
Kendati demikian, para narasumber lainnya turut sepakat bahwa keberagaman suku, agama, dan ras yang ada harus dipandang sebagai kekuatan kolektif yang mempersatukan masyarakat.
Sebagai penutup, rangkaian acara yang berlangsung hangat di Cafe Doulos tersebut diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama para peserta untuk terus menggelorakan semangat kebangsaan, mengamalkan nilai-nilai Pancasila, serta menjaga keharmonisan daerah.
(Red)







