INTELIJENPOS COM, MANADO — Komitmen nyata untuk masyarakat kembali ditunjukkan oleh Anggota DPR RI asal Sulawesi Utara dari Fraksi Partai Gerindra, Martin D. Tumbelaka (MDT). Hal ini terbukti ketika sebagian besar warga tengah beristirahat pada larut malam, armada ambulans siaga MDT justru terpantau menyala dan bergerak cepat tatkala panggilan darurat dari warga yang membutuhkan evakuasi medis ke rumah sakit masuk.
Bagi politisi yang akrab disapa MDT ini, jabatan di Senayan merupakan sebuah kehormatan. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa panggilan kemanusiaan tidak boleh diikat oleh jam kerja atau harus menunggu sidang parlemen selesai.
Oleh karena itu, melalui pesan terbuka kepada publik, ia menyampaikan:
“Tadi malam, di saat banyak orang sudah tidur, mobil ini menyala. Bukan untuk kampanye, bukan untuk pamer. Tapi karena ada telepon yang masuk: ada warga kita yang butuh dibawa ke rumah sakit.” ujarnya
Menembus Batas Perbedaan: Tanpa Pandang Suku dan Pilihan Politik
Lebih lanjut, kehadiran armada ambulans gratis berlogo Partai Gerindra dan bertuliskan “MDT Peduli” ini dipastikan tidak bersifat eksklusif. MDT menegaskan bahwa fasilitas kesehatan darurat tersebut diperuntukkan secara universal bagi seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Utara tanpa terkecuali.
Sebagai wujud nyata persatuan, fasilitas ini terbuka bagi masyarakat dari berbagai etnis, mulai dari Minahasa, Mongondow, Sangihe, hingga Talaud. Selain itu, layanan ini juga tidak membedakan latar belakang keyakinan agama—baik Muslim maupun Kristen—serta tidak memandang apakah warga tersebut pada kontestasi politik lalu memberikan suaranya kepadanya atau tidak.
“Ambulance ini saya siapkan bukan untuk yang memilih saya saja. Ambulance ini untuk semua. Mau orang Minahasa, Mongondow, Sangihe, Talaud. Mau Muslim, Kristen. Mau yang kemarin coblos saya atau tidak coblos saya. Kalau butuh, panggil. Gratis,” tegasnya.
Nyawa Manusia di Atas Segalanya
Di tengah dinamika sosial dan berbagai tantangan ekonomi yang dirasakan masyarakat—mulai dari sulitnya akses bahan bakar minyak (BBM) hingga persoalan layanan kesehatan—inisiatif pengadaan ambulans gratis ini hadir sebagai bentuk kepedulian langsung wakil rakyat di tengah kesusahan warga.
Menutup pesannya, MDT mengingatkan bahwa tidak ada ukuran yang lebih tinggi nilainya selain keselamatan jiwa manusia. Sejalan dengan hal tersebut, ia pun menitipkan armada kemanusiaan ini agar dapat dirawat bersama-sama oleh masyarakat luas.
“Karena bagi saya, tidak ada yang lebih mahal dari nyawa manusia. Di atas ambulance ini tidak tertulis kalah atau menang, yang tertulis MARTIN D. TUMBELAKA – GERINDRA – AMBULANCE GRATIS UNTUK RAKYAT. Saya titip ambulance ini pada rakyat. Jaga sama-sama. Gunakan untuk kemanusiaan,” pungkasnya.
(Lukhy)







