INTELIJENPOS.com, AMBON, Maluku — Sepucuk surat yang dititipkan Raja Tanah Manusela, Sepnat Amanukuany, akhirnya sampai ke tangan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa.
Surat tersebut disampaikan dengan cara yang tidak biasa. Pesan dari Raja Tanah Manusela itu sebelumnya dimasukkan ke dalam ruas bambu yang kemudian diikat menggunakan kain berwarna merah.
Bambu berisi surat tersebut dibawa oleh lima pemuda adat Pegunungan Seram Utara yang tergabung dalam Aliansi Sou Upa Melawan saat perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (17/8/2026).
Namun, para pemuda adat saat itu belum berhasil menyerahkan surat tersebut secara langsung kepada Gubernur Maluku. Mereka sempat dihadang dan dipisahkan oleh tim keamanan gubernur.
Surat tersebut kemudian dititipkan kepada Juru Bicara Pemerintah Provinsi Maluku, Kasrul Selang, untuk diteruskan kepada Hendrik Lewerissa.
Dua hari berselang, tepat pada peringatan HUT ke-81 Provinsi Maluku, surat tersebut akhirnya benar-benar diterima Gubernur Hendrik Lewerissa.
Momen itu berlangsung usai upacara peringatan HUT ke-81 Provinsi Maluku di Ambon, Rabu (19/8/2026).
Hendrik bahkan membuka sendiri ruas bambu tersebut. Ia juga mengaku telah membaca surat yang ditulis Raja Tanah Manusela tertanggal 29 Juli 2026.
“Dalam bambu ini yang kemarin akan disampaikan oleh adik-adik mahasiswa, tapi karena ada acara proklamasi jadi tidak disampaikan. Nah, hari ini saya menerima surat dimaksud,” kata Hendrik, dalam video berdurasi 2 menit 16 detik yang diunggah melalui akun Facebook resmi Pemerintah Provinsi Maluku.
Menurut Hendrik, pesan yang disampaikan Raja Tanah Manusela bukan sekadar surat biasa. Ia mengaku tersentuh setelah membaca isi surat tersebut.
“Saya telah membaca surat Bapak Raja Negeri Manusela ini. Saya menyimak isinya, dan isi surat ini sangat menyentuh isi hati dan pikiran saya,” ujar Hendrik.
Penerimaan surat tersebut menjadi momen penting setelah sebelumnya pesan Raja Tanah Manusela itu gagal diserahkan secara langsung pada rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Merdeka Ambon.
Kini, surat yang dibawa dari Pegunungan Seram Utara itu telah berada di tangan Gubernur Maluku dan mendapat perhatian langsung dari Hendrik Lewerissa.
(NL)







