INTELIJENPOS.com, KOTAMOBAGU — Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kotamobagu akhirnya membeberkan dugaan sementara di balik tragedi kecelakaan lalu lintas (lakalantas) maut yang menghebohkan dalam ajang drag race di wilayah hukum mereka.
Kapolres Kotamobagu, AKBP Abdul Kholik, mengungkapkan bahwa perhelatan adu kecepatan tersebut sejatinya telah berjalan kondusif sejak hari pertama pembukaan. Namun, petaka justru tak dapat dielakkan pada hari terakhir penyelenggaraan yang merenggut sejumlah korban jiwa dan luka-luka.
“Dari hari pertama kegiatan drag race ini berlangsung dengan aman. Tapi kecelakaannya terjadi di hari terakhir,” ujar AKBP Abdul Kholik saat ditemui Tribunmanado.co.id, Selasa (11/8/2026).
Kronologi dan Dugaan Penyebab
Berdasarkan hasil pendalaman awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP), pihak kepolisian memaparkan detik-detik insiden maut tersebut bermula. Perwira menengah dengan dua melati di pundak itu menjelaskan bahwa kendaraan yang dikemudikan oleh pebalap yang bersangkutan sebenarnya telah berhasil melintasi garis finish.
Bahkan, prosedur pengamanan di lapangan telah berjalan di mana petugas kepolisian yang bertugas di lokasi sempat memberikan isyarat serta aba-aba agar pengemudi segera menurunkan kecepatan kendaraannya.
Kendati demikian, situasi berubah di luar kendali. Berdasarkan analisis sementara, kendaraan tersebut mengalami out of control atau lepas kendali sehingga pengemudi gagal menguasai laju kendaraannya sebelum akhirnya menabrak area penonton.
“Dugaan sementara pebalap ini lepas kontrol dan tak bisa mengendalikan mobilnya hingga menabrak penonton,” tutur AKBP Abdul Kholik menutup penjelasan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengumpulkan keterangan saksi, mengevaluasi standar operasional prosedur (SOP) pengamanan ajang balap, serta memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam insiden tragis ini.
(Red







