INTELIJENPOS.COM, MANADO — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ormas Pagar Emas Nusantara bersiap mengawal aksi unjuk rasa damai yang melibatkan masyarakat terdampak polemik proyek normalisasi sungai (DAS) di wilayah Tikala, Paal Dua, Paal 4, dan Sario, Kota Manado, yang berlangsung sejak 2014 hingga 2023.
Rencana aksi damai ini tertuang dalam surat pemberitahuan resmi DPP Pagar Emas Nusantara nomor 007/DPP-PEN/SK-OR/IX/2026 yang ditujukan kepada Kapolres Kota Manado.
Ketua Umum DPP Pagar Emas Nusantara, Johny Rondonuwu, menyatakan bahwa aksi ini digelar menyusul titik terang pembukaan blokir anggaran normalisasi dan pelebaran sungai pada Mei 2026 lalu—setelah sebelumnya sempat diblokir akibat kebijakan efisiensi anggaran pada 2025. Massa menuntut agar pemerintah segera merealisasikan hak ganti untung bagi masyarakat yang terdampak penataan kawasan aliran sungai tersebut.
Suara dan Keprihatinan Warga Paal 4
Dalam aksi ini, warga Paal 4 yang tinggal di bantaran Sungai Tikala menyampaikan keprihatinan dan kekecewaan mendalam atas belum terealisasinya program yang telah dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) lintas komisi DPRD Kota Manado. Warga menilai aspirasi yang telah disampaikan di ruang rapat sejauh ini hanya menjadi catatan tanpa tindakan nyata, kepastian, maupun tanggung jawab konkret dari pemerintah.
Warga menegaskan bahwa kedatangan mereka bukan untuk membuat keributan atau mencari permusuhan, melainkan menuntut keadilan, kepedulian, serta realisasi hak yang telah lama dinantikan.
Poin Tuntutan Aksi:
1. Menindaklanjuti hasil RDP lintas komisi DPRD Kota Manado.
2. Meminta kejelasan mengenai program dan anggaran yang telah dibahas untuk warga DAS Sario dan Tikala (termasuk wilayah bantaran Paal 4).
3. Menuntut realisasi nyata, bukan sekadar janji dan wacana.
4. Meminta pemerintah membuka ruang dialog yang transparan dengan masyarakat.
5. Meminta kepastian waktu pelaksanaan program agar warga tidak terus menunggu tanpa kejelasan.
Mengacu pada Pasal 28 UUD 1945 dan UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, aksi damai ini dipastikan berlangsung tertib, damai, santun, dan tanpa arogan dengan estimasi 100–200 peserta yang membawa atribut spanduk, baliho, serta pengeras suara.
Rangkaian Rencana Pelaksanaan:
Hari/Tanggal: Selasa, 15 September 2026
Waktu: Pukul 09.00 WITA s.d. selesai (Titik kumpul pukul 08.00–09.00 WITA di Lapangan Sparta Tikala)
Sarana Transportasi: Kendaraan roda 4, roda 2, dan pejalan kaki
Rute Aksi: Lapangan Sparta Tikala ➔ Kantor ATR/BPN Kota Manado ➔ Balai Sungai dan PUPR
Pihak penanggung jawab kegiatan menegaskan komitmen penuh untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama selama aksi berlangsung.
Hidup rakyat!
Hidup masyarakat DAS Sario dan Tikala!
Aspirasi rakyat harus didengar, janji pemerintah harus direalisasikan!
(Red)







