BWS Enggan Beri Penjelasan, Konsolidasi Komunitas Warga DAS Manado Pertanyakan Macetnya Ganti Untung Rp1,7 Triliun Bank Dunia

Minggu, 13 September 2026 - 15:17

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

INTELIJENPOS.COM, MANADO — Konsolidasi Komunitas Warga Daerah Aliran Sungai (DAS) Kota Manado di Paal IV, Kecamatan Tikala, Sabtu (12/9/2026), mengukuhkan eskalasi tuntutan publik terhadap ketidakpastian realisasi ganti untung proyek revitalisasi sungai berdana hibah/pinjaman global. 

Di tengah gelontoran anggaran infrastruktur pengendali banjir skala raksasa, ratusan warga terdampak di bantaran Sungai Tikala, Sario, dan Paal Dua hingga kini masih menghadapi jalan buntu administratif dan finansial.

Dokumen penunjang telah diserahkan, proses appraisal (penilaian) nilai ganti rugi telah dilakukan namun realisasinya masih nihil. Publik kini menagih akuntabilitas, di mana posisi dana tersebut menginap?

Skala Raksasa Proyek: Bayang-Bayang Rp1,7 Triliun NUFReP

Proyek penataan ini bukan skala kecil. Anggaran sekitar Rp1,7 triliun merupakan estimasi total dana investasi konstruksi jangka panjang dari program National Urban Flood Resilience Project (NUFReP) Bank Dunia yang dikelola Kementerian PUPR bersama BWS Sulawesi I.

Dana triliunan rupiah tersebut dialokasikan untuk pembangunan fisik proyek pengendali banjir terintegrasi di Manado, yang meliputi: Pembuatan dinding penahan tanah (tanggul), Long storage, Pintu air, Normalisasi alur sungai

Ironisnya, besaran dana fisik triliunan ini berbanding terbalik dengan kemacetan hak ganti untung warga terdampak di lapangan.

Kronologi Kebuntuan: Dari Sosialisasi hingga Ombudsman

Keluhan ini mengemuka dari keresahan Komunitas Warga DAS Kota Manado. Menurut Priscilia, perwakilan warga, alur birokrasi penagihan hak telah ditempuh tanpa hasil konkrit.

“Warga sudah menyurat, mendatangi langsung Balai Wilayah Sungai (BWS), Kantor ATR/BPN, melangkah ke DPRD Provinsi, hingga mengadu ke Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Utara. Hasilnya? Nihil,” ungkap Priscilia dengan nada kecewa.

Ironisnya, di tengah kemacetan bayar secara merata, rumor miring berhembus kencang di lapangan. Sebagian warga menduga pencairan berjalan diskriminatif—memilih-milih titik atau sub-lokasi tertentu yang cair lebih dulu, sementara mayoritas pemegang berkas lengkap gigit jari. Sebagian dana disinyalir sudah parkir di rekening Bank SulutGo atau bank penyalur yang berpindah-pindah.

Johny Rondonuwu Ketum Pagar Emas Nusantara

Desakan Ormas Pagar Emas Nusantara: 

Tekanan publik turut disuarakan Ketua DPP Pagar Emas Nusantara, Johny Rondonuwu. Dalam pernyataan terbuka yang ditujukan kepada Kepala Balai Sungai, Johny mendesak akselerasi lapangan mumpung kondisi cuaca mendukung.

“Saya mohon dengan sangat! Mari kita percepat proyek Ganti Untung Bantaran Sungai Tikala, Sario, dan Paal Dua! Mumpung masih musim kemarau, ini kesempatan emas untuk bergerak cepat! Jangan tunda lagi!” tegas Johny.

Ia merinci dua poin krusial yang harus disikapi instansi berwenang:

Validasi & Revisi Peta Bidang: Jika masih ada beberapa syarat administrasi yang belum lengkap dari sebagian masyarakat, atau adanya revisi peta bidang dari ATR/BPN Kota Manado, segera ditindaklanjuti dan cari tahu apa yang menjadi kendala.

Transparansi Arus Kas: Bagi masyarakat terdampak yang syarat administrasinya sudah lengkap, segera diberikan ganti untung. Uangnya sudah ada; permasalahan apa sehingga tata cara pembayaran ganti untung belum dibayarkan, sebelum tensi hujan tinggi naik dan memicu gejolak sosial di masyarakat?

Warga Tuntut Transparansi 

Dari sudut pandang tata kelola, proyek berbiaya raksasa terikat standar akuntabilitas (compliance) yang ketat, mencakup safeguard policy, transparansi pengadaan, hingga time-bound action plan. Penundaan berbulan-bulan tanpa penjelasan terstruktur berisiko melanggar prinsip transparansi publik dan memicu kerentanan sosial, terutama ketika warga harus relokasi mandiri di tengah tekanan ekonomi.

Upaya konfirmasi tim media ini kepada pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) telah dilakukan di lapangan, namun pihak instansi berwenang enggan memberikan penjelasan resmi terkait status pencairan maupun kendala di balik penundaan hak warga. ATR/BPN Kota Manado pun belum mengeluarkan keterangan terperinci terkait validasi bidang di bantaran Tikala, Sario, dan Paal Dua.

Memburu fakta di atas rel keadilan: 

Apakah dana parkir di rekening penampung, ataukah ada simpul birokrasi macet di tengah gelontoran Rp1,7 triliun NUFReP ? Tim investigasi akan terus menelusuri aliran kas dan konfirmasi pejabat berwenang.

(Red)

Berita Terkait

Satpol PP Bersama Pemkot Manado Tertibkan Lapak di Badan Jalan dan Trotoar Kecamatan Mapanget
Menegakkan Tertib Lalu Lintas: Kendaraan Direktur RSUD Tak Luput dari Penindakan di Zona Terlarang  
Ruas Jalan Menuju TPA Sumompo Dipadati Parkiran Liar Kendaraan di Badan Jalan, Picu Kemacetan Parah
BPN Janji Bayar Ganti Untung Tahun Ini, Warga DAS: Jangan Ada Wanprestasi!
Pagar Emas Nusantara Siap Kawal, Aksi Damai Warga DAS Manado Bakal Digelar, Tuntut Realisasi Dana Ganti Untung
GTI Desak Wali Kota Copot dan Penjarakan Kadis PUPR Manado, Proyek Drainase Rp2,8 Miliar Diduga Sarat Korupsi
Restoran Bakarica Paniki Manado Gelar Program “Jumat Berbagi Kasih” Sediakan Ratusan Porsi Makan Gratis
SMKN 6 Manado Genap 17 Tahun: Resmikan Technopark Publik Mini & Jalin Kerja Sama dengan Hotel Grand Puri Manado
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 17:52

Satpol PP Bersama Pemkot Manado Tertibkan Lapak di Badan Jalan dan Trotoar Kecamatan Mapanget

Jumat, 18 September 2026 - 21:27

Menegakkan Tertib Lalu Lintas: Kendaraan Direktur RSUD Tak Luput dari Penindakan di Zona Terlarang  

Rabu, 16 September 2026 - 17:23

Ruas Jalan Menuju TPA Sumompo Dipadati Parkiran Liar Kendaraan di Badan Jalan, Picu Kemacetan Parah

Rabu, 16 September 2026 - 14:56

BPN Janji Bayar Ganti Untung Tahun Ini, Warga DAS: Jangan Ada Wanprestasi!

Minggu, 13 September 2026 - 17:03

Pagar Emas Nusantara Siap Kawal, Aksi Damai Warga DAS Manado Bakal Digelar, Tuntut Realisasi Dana Ganti Untung

Berita Terbaru