INTELIJENPOS.com, MANADO — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Utara memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya Deklarasi Sulut Tolak Narkoba dengan gerakan #UNFOLLOWNARKOBA. Kegiatan yang diinisiasi oleh Komunitas Lentera Milenial bersama Gerakan Anti Narkotika Nasional (GANNAS) Sulawesi Utara ini digelar di Taman Pasir Putih Boulevard Manado pada Minggu, 16 Agustus 2026.
Apresiasi tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Sulut, dr. Tommy Sumampouw, yang hadir mewakili Kepala BNNP Sulut, Brigjen Pol. Jemmy Suwatan, S.H., M.Si.
“BNN sangat terpesona dengan perjalanan yang dilaksanakan oleh komunitas Lentera Milenial bersama relawan GANNAS. Apa sih yang bisa kami laksanakan tanpa dukungan komunitas dan peran masyarakat? Kehadiran dan gerakan ini membuat BNN merasa jauh lebih lega,” ungkap dr. Tommy.
Sebagai wujud nyata dari sinergi positif tersebut, rangkaian acara puncak kemudian dilanjutkan dengan momentum yang sangat penting bagi seluruh peserta yang hadir.
Momen Khidmat Deklarasi #UNFOLLOWNARKOBA
Suasana deklarasi berlangsung khidmat saat Ketua GANNAS Sulawesi Utara, Elios Marinka, S.E., membacakan naskah Deklarasi Sulut Tolak Narkoba #UNFOLLOWNARKOBA di hadapan para peserta yang terdiri dari pemuda, pelajar, tokoh agama, serta jajaran pemerintah.

Menyusul pembacaan naskah ikrar tersebut, acara langsung dilanjutkan dengan penandatanganan dukungan dari berbagai pihak yang hadir. Aksi ini menjadi simbol kesatuan langkah seluruh elemen masyarakat di Sulawesi Utara dalam memerangi peredaran gelap narkoba.
Kendati gerakan pencegahan ini telah masif disuarakan, pihak BNN mengingatkan bahwa ancaman kejahatan narkotika di lapangan terus berkembang dan menuntut kewaspadaan ekstra dari semua pihak.
Waspada Ancaman “Zombie Drugs” dalam Cairan Vape
Dalam sambutannya, dr. Tommy juga mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda di Sulawesi Utara, mengenai masifnya peredaran narkotika lintas negara yang kini menyasar berbagai daerah di Indonesia, termasuk Manado.
Ia secara khusus menyoroti bahaya penggunaan rokok elektrik atau vape yang belakangan kerap disalahgunakan sebagai media baru peredaran narkotika.

Pintu Masuk Narkotika Baru
Cairan vape kini kerap disusupi oleh zat narkotika jenis baru yang sangat berbahaya.
Efek “Zombie Drugs”
Penggunaan zat tersebut dapat menyebabkan penggunanya mengalami halusinasi ekstrem hingga hilang kesadaran, mirip dengan fenomena “zombie drugs” yang sebelumnya marak di Philadelphia, Amerika Serikat.
Kasus di Manado
Menurut dr. Tommy, peredaran narkotika jenis baru melalui vape ini bahkan telah terdeteksi di Kota Manado sejak dua bulan lalu, selain kasus-kasus besar pengiriman sabu antarprovinsi yang belum lama ini berhasil diungkap bersama jajaran Polda Sulut.
“Kami dari BNN mengajak seluruh komunitas masyarakat, Lentera Milenial, dan GANNAS Sulut agar bersama-sama memberantas dan mencegah. Jangan sampai komunitas remaja dan pemuda mengonsumsi vape yang sangat berbahaya dan menjadi pintu masuk peredaran gelap narkotika,” tegasnya.

Upaya penanggulangan yang digelorakan oleh para relawan dan komunitas ini dinilai tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi erat dengan kebijakan strategis berskala nasional.
Selaras dengan Program Nasional “ANANDA BERSINAR”
Gerakan kolaborasi dan deklarasi yang diinisiasi oleh para pemuda dan relawan ini dinilai sangat sejalan dengan program strategis BNN RI, yakni ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti-Narkotika Dimulai dari Anak, Bersih Narkoba).
Program ini bertujuan untuk memastikan anak-anak dan generasi muda di Sulawesi Utara bebas dan bersih dari segala bentuk ancaman narkotika melalui komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat.
Selaras dengan visi besar tersebut, dr. Tommy juga memuji komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang menempatkan pencegahan dan pemberantasan narkoba sebagai prioritas utama.
“Gubernur Sulawesi Utara telah mengumandangkan dalam misi nomor satu: cegah dan berantas korupsi, kolusi, nepotisme, dan narkoba. Beliau adalah satu-satunya gubernur di Indonesia yang secara khusus memasukkan gerakan anti-narkotika ke dalam misi kepemimpinannya,” tambahnya.
Sebagai penutup dari rangkaian kegiatan hari itu, seluruh pihak yang terlibat sepakat untuk memegang teguh butir-butir komitmen bersama yang tertuang dalam naskah deklarasi berikut:

Poin Penting Deklarasi #UNFOLLOWNARKOBA
Dalam acara tersebut, seluruh elemen masyarakat yang hadir menyatakan tekad dan sikap bulat melalui lima poin deklarasi:
1. Menolak dengan tegas segala bentuk penyalahgunaan, peredaran gelap, dan sindikat narkotika, psikotropika, serta bahan adiktif lainnya (narkoba) di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Utara.
2. Berkomitmen aktif untuk melindungi keluarga, generasi muda, dan masyarakat dari ancaman bahaya narkoba yang dapat merusak masa depan bangsa dan daerah.
3. Mendukung penuh langkah-langkah strategis pemerintah, Badan Narkotika Nasional (BNN), Kepolisian, serta seluruh aparat penegak hukum dalam melakukan pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi, dan penindakan hukum terhadap pelaku kejahatan narkoba tanpa kompromi.
4. Siap berperan aktif sebagai penggerak di lingkungan masing-masing (keluarga, sekolah, kampus, tempat kerja, dan masyarakat) untuk memberikan edukasi serta informasi terkait bahaya penyalahgunaan narkoba.
5. Segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila mengetahui, melihat, atau mendapati adanya praktik penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungan sekitar.

Sebagai pelengkap dari suksesnya perhelatan akbar tersebut, Ketua DPW GANNAS Sulawesi Utara turut menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya secara langsung melalui pernyataan resmi berikut ini:
Ucapan Terima Kasih Ketua DPW GANNAS Sulawesi Utara
Dengan mengucap puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, Saya selaku Ketua DPW Gerakan Anti Narkoba Nasional Provinsi Sulawesi Utara mengucapkan terima kasih yang tulus dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Seluruh Panitia khususnya Penyelenggara Acara “LENTERA” dalam rangka Deklarasi GANNAS DPW Sulut Tahun 2026.
Terima kasih atas kerja keras, loyalitas, kekompakan, dan pengorbanan waktu serta tenaga yang telah diberikan. Berkat kerja nyata panitia, acara “LENTERA” dapat berjalan dengan lancar, khidmat, dan sukses.
Semoga semangat “LENTERA” ini menjadi cahaya untuk menerangi langkah kita bersama dalam mewujudkan Sulawesi Utara yang Bersih dari Narkoba.
Manado, Agustus 2026
Hormat Saya,
Ketua DPW GANNAS Sulawesi Utara
Elios Maringka
Kesuksesan acara Deklarasi
#UNFOLLOWNARKOBA di Taman Pasir Putih Boulevard Manado membuktikan bahwa kolaborasi antara masyarakat, komunitas pemuda seperti Lentera Milenial, relawan GANNAS Sulut, dan instansi pemerintah sangat krusial dalam membentengi generasi muda dari ancaman narkotika. Melalui komitmen bersama, kewaspadaan terhadap modus baru seperti zombie drugs pada cairan vape, serta dukungan penuh terhadap program “ANANDA BERSINAR”, Sulawesi Utara diharapkan mampu mewujudkan masa depan yang bersih, sehat, dan berprestasi tanpa narkoba.
(Red)







