INTELIJENPOS.com, MANADO — Wali Kota Manado, Andrei Angouw, secara resmi menerima kedatangan Tim Uji Petik Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) serta Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) di Kantor Mal Pelayanan Publik (MPP) Manado, Selasa (11/8/2026).
Pertemuan strategis ini dimanfaatkan oleh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Manado sebagai momentum penting guna mengevaluasi efektivitas layanan perizinan sekaligus mengukur iklim investasi di daerah.
Agenda tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Manado, dr. Steaven Dandel, M.Ph; Kepala Dinas PTSP Kota Manado, M. Sofyan; Ketua Kadin Manado; serta para kepala dinas dan badan terkait di lingkup Pemkot Manado.
Dalam pertemuan itu, tim penilai memaparkan bahwa kunjungan kerja ini merupakan bagian dari evaluasi berkala yang merujuk pada Peraturan Menteri Investasi/BKPM Nomor 2 Tahun 2022. Penilaian ini krusial untuk mengukur tingkat transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas pelayanan publik, yang nantinya menjadi acuan pemberian apresiasi berupa penghargaan maupun penjatuhan sanksi bagi pemerintah daerah.
Adapun ruang lingkup penilaian difokuskan pada dua aspek utama, yaitu:
- Kinerja PTSP: Menilai efektivitas kelembagaan, kelengkapan sarana dan prasarana, kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), serta penerapan standar pelayanan di DPMPTSP.
- Kinerja PPB: Mengevaluasi kecepatan, kemudahan, serta kepastian hukum dalam memproses perizinan berusaha berbasis risiko bagi para investor maupun pelaku usaha.
Selain itu, tim penilai menjelaskan bahwa instrumen evaluasi telah disesuaikan dengan pembagian kewenangan pusat dan daerah, termasuk penyelarasan regulasi mutakhir terkait Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) serta Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK).
Menariknya, dalam pemaparan tersebut, tim penilai menyampaikan apresiasi khusus atas rekam jejak Kota Manado yang telah tiga kali berturut-turut masuk dalam jajaran nominasi penilaian kinerja tingkat nasional, dengan pencapaian tertingginya berada di peringkat ketiga.
“Manado sudah tiga kali masuk nominasi. Kami berharap agar Manado dapat memperoleh hasil terbaik dan bahkan menyabet juara pertama dalam penilaian kali ini,” ungkap perwakilan tim penilai.
Mereka juga mendorong agar Pemkot Manado mampu mempertahankan konsistensi kinerja yang sudah sangat baik serta menyempurnakan detail teknis demi mendongkrak perolehan skor.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penyerahan Berita Acara dari Tim Penilai kepada Wali Kota Manado, yang dilanjutkan dengan sesi wawancara mendalam. Sesi verifikasi lapangan dan uji objektivitas data ini dilakukan secara independen antara tim penilai dan staf teknis Pemkot Manado, tanpa kehadiran kepala daerah maupun kepala SKPD, guna memastikan validitas prosedur self-assessment.
Melalui evaluasi komprehensif ini, Pemkot Manado menegaskan komitmen kuatnya untuk terus mendongkrak kualitas pelayanan publik. Langkah ini diharapkan mampu memperkokoh posisi Manado bukan hanya sebagai kota pariwisata yang unggul, tetapi juga sebagai destinasi investasi yang paling efisien dan transparan di Indonesia.
(Red)







