Kebakaran Landa PT FUTAI Bitung: Polisi Selidiki Penyebab, Warga Kembali Soroti Isu Lingkungan

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:25

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

INTELIJENPOS.com, BITUNG – Kebakaran hebat melanda fasilitas produksi PT FUTAI yang berlokasi di kawasan industri Tanjung Merah, Kota Bitung, Sulawesi Utara, pada Selasa malam (15/7/2026). Hingga Rabu pagi, pihak kepolisian masih melakukan investigasi mendalam terkait insiden tersebut.

Upaya Penanganan Kebakaran

Kobaran api disertai kepulan asap hitam pekat sempat membumbung tinggi, memicu kepanikan warga sekitar. Tim pemadam kebakaran dan aparat terkait segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan lokalisasi api guna mencegah perluasan dampak ke area lain di kawasan industri tersebut.

Hingga saat ini, Polresta Bitung bersama instansi terkait masih bekerja di lapangan. Pihak berwenang menyatakan belum dapat memberikan keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran maupun kemungkinan adanya unsur pidana dalam peristiwa ini.

Sorotan Warga Terkait Dampak Lingkungan

Insiden kebakaran ini memicu kembali perhatian publik terhadap PT FUTAI. Pasalnya, perusahaan tersebut sebelumnya telah menjadi sorotan warga Kelurahan Tanjung Merah akibat dugaan pencemaran lingkungan.

Selama beberapa bulan terakhir, warga melaporkan adanya bau menyengat yang intens, terutama pada malam hari. Keluhan masyarakat mencakup:

Gangguan Kesehatan: Laporan adanya gangguan pernapasan, khususnya pada kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Ketidaknyamanan: Bau yang dianggap mengganggu kenyamanan aktivitas warga di sekitar lokasi perusahaan.

Warga mengaku telah beberapa kali melayangkan aduan kepada pihak terkait agar dilakukan pengecekan lingkungan secara menyeluruh. Namun, hingga insiden kebakaran ini terjadi, belum ada kejelasan mengenai tindak lanjut dari laporan tersebut.

Klarifikasi Pihak Berwenang

Terkait kaitan antara insiden kebakaran dengan dugaan pencemaran lingkungan yang dikeluhkan warga, pihak kepolisian menegaskan bahwa hal tersebut belum dapat dipastikan. Saat ini, fokus utama otoritas adalah menyelesaikan proses pemadaman total dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

(Red)

Berita Terkait

Pengabdian Terakhir Sang ‘Buser Sejati’ AIPDA VECKY NATARY
Diduga Angkut Solar Ilegal Manado-Gorontalo, Kendaraan DB8422QR Disorot
Demonstran Pedagang Ikan Desak Polda Sulut Lanjutkan Kasus Dugaan  Korupsi PD Pasar Manado
Gunung Karangetang Meletus, Warga Siau Barat Sempat Panik Dengar Dentuman
Gempa M7,7 Picu Peringatan Dini Tsunami, Gubernur Sulut Perintahkan Evakuasi Menyeluruh di Wilayah Pesisir
BMKG Mengeluarkan Peringatan Dini Tsunami Pasca Gempa M7.7 di Sulawesi Utara
Ledakan di Bekas Markas OPM Lanny Jaya Tewaskan Seorang Remaja, TNI Pastikan Bukan Ulah Personel
Tiang Listrik Timpa Mobil Kabid Linmas Satpol PP Minut, PLN Diminta Audit Infrastruktur
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:39

Pengabdian Terakhir Sang ‘Buser Sejati’ AIPDA VECKY NATARY

Rabu, 12 Agustus 2026 - 02:29

Diduga Angkut Solar Ilegal Manado-Gorontalo, Kendaraan DB8422QR Disorot

Senin, 27 Juli 2026 - 13:14

Demonstran Pedagang Ikan Desak Polda Sulut Lanjutkan Kasus Dugaan  Korupsi PD Pasar Manado

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:25

Kebakaran Landa PT FUTAI Bitung: Polisi Selidiki Penyebab, Warga Kembali Soroti Isu Lingkungan

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:19

Gunung Karangetang Meletus, Warga Siau Barat Sempat Panik Dengar Dentuman

Berita Terbaru