INTELIJENPOS.com, LOLAH – Kontestasi pemilihan kepala desa (Pilkades) di Desa Lolah, Kabupaten Minahasa, resmi berakhir dengan terpilihnya Daniel F. Karundeng sebagai pemenang. Dalam proses pemungutan suara yang berlangsung pada Kamis, 18 Juni 2026, Daniel berhasil unggul dari tiga kandidat lainnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, partisipasi warga dalam Pilkades kali ini cukup tinggi. Dari total 601 daftar pemilih, sebanyak 530 warga telah menggunakan hak pilihnya, di mana Daniel F. Karundeng berhasil mengumpulkan 257 suara.
Aksi Nyata Sebelum Pelantikan
Meski belum resmi dilantik, Daniel langsung menunjukkan komitmen kerjanya. Tim wartawan menemui Daniel di lapangan saat ia tengah terjun langsung dalam aksi “kerja bakti” memindahkan rumah milik seorang warga ke lokasi lain. Bagi Daniel, aksi ini merupakan wujud nyata dari visi dan misi yang ia janjikan selama masa kampanye.
“Gotong royong adalah budaya yang diturunkan oleh orang tua kita ke anak cucu tapi sudah meredup oleh perkembangan zaman, itulah sebabnya dalam visi misi saya mencoba untuk mengangkat budaya gotong royong ini kembali,” ujar Daniel.

Ia menegaskan bahwa semangat gotong royong atau mapalus ini akan terus digalakkan sebagai budaya seluruh masyarakat Desa Lolah ke depannya.
Strategi Pertanian dan Hilirisasi UMKM
Daniel mengungkapkan bahwa budaya mapalus nantinya tidak hanya dilakukan dalam kegiatan sosial, tetapi juga akan diterapkan secara masif pada sektor pertanian yang menjadi tumpuan ekonomi warga. Saat ini, jagung dan cabai menjadi komoditas unggulan Desa Lolah.
Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Daniel merancang program hilirisasi produk pertanian tersebut.
“Akan dilakukan juga hilirisasi jagung dan cabai sehingga bisa mendongkrak UMKM desa Lolah,” tambahnya.
Tantangan Distribusi Air Bersih
Selain sektor ekonomi, Daniel juga menyoroti permasalahan infrastruktur dasar, khususnya akses air bersih. Ia menjelaskan adanya kendala teknis dalam distribusi air di desa tersebut.
“Ada kendala distribusi air karena titik koordinat sumber air ada di tengah desa. Kalau disalurkan ke dataran rendah lancar, tapi ke dataran tinggi membutuhkan mesin penyuplai,” jelas Daniel mengenai rencana teknis yang akan ia hadapi dalam kepemimpinannya nanti.

Kemenangan Daniel F. Karundeng dalam Pilkades Desa Lolah bukan sekadar hasil perolehan suara, melainkan cerminan harapan warga akan perubahan yang berbasis pada kearifan lokal. Dengan membawa semangat mapalus dari ranah sosial ke ranah ekonomi, Daniel menawarkan pendekatan yang membumi bagi pengembangan potensi desa.
Kini, publik menantikan langkah konkret sang kepala desa terpilih dalam mewujudkan hilirisasi sektor pertanian serta mengatasi tantangan infrastruktur dasar, demi mewujudkan Desa Lolah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
(Red)







Komentar