INTELIJENPOS.com, BITUNG — Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara, Januar Pribadi, secara resmi menutup rangkaian kegiatan “Literasi Generasi Bintang” yang digelar di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Ceria, Kota Bitung, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan budaya literasi di kalangan anak-anak melalui aktivitas membaca terbimbing, diskusi buku, bercerita, dan menyampaikan kembali isi bacaan.

Dalam kegiatan tersebut, Bapak Aditya dari Balai Bahasa hadir sebagai salah satu narasumber dengan materi “Membaca Terbimbing dan Diskusi Buku.” Peserta tidak hanya diarahkan untuk membaca, tetapi juga memahami isi bacaan, menemukan informasi penting, berdiskusi, serta mampu menceritakan kembali apa yang telah mereka baca.
Sementara itu, Ketua TBM Infinity Faith Berkarya, Samuel Heindrik Ladi, S.Pd.K., turut hadir sebagai narasumber dan memberikan materi serta motivasi kepada peserta.
Sejumlah peserta dari TBM Infinity Faith Berkarya yang mengikuti kegiatan tersebut antara lain Onismus Miracle Garing, Prince Faith Ladi, dan Kiyomi Hadasa Ladi.

Kehadiran Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara, Januar Pribadi, sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan program bantuan pemerintah bagi komunitas literasi dapat berjalan dan dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung berbagai kegiatan literasi di masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut ditekankan bahwa literasi tidak berhenti pada kemampuan membaca. Anak-anak juga perlu memiliki kemampuan untuk memahami apa yang dibaca, mengolah informasi, kemudian menceritakan dan menyampaikan kembali pemahamannya dengan percaya diri.
TBM Infinity Faith Berkarya berharap pengalaman dan praktik baik yang dilakukan TBM Ceria dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi TBM-TBM lainnya di Kota Bitung, khususnya dalam memanfaatkan bantuan pemerintah secara tepat dan produktif untuk kegiatan literasi.

Kegiatan “Literasi Generasi Bintang” diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi dapat terus mendorong lahirnya generasi yang gemar membaca, mampu memahami bacaan, berani bercerita, serta kreatif dalam menyampaikan gagasan.
Literasi bukan sekadar membaca, tetapi memahami, mengolah, dan mampu menceritakan kembali apa yang telah dibaca.
(Sam)







