Dugaan Pelanggaran Pengelolaan Limbah Medis B3 di Puskesmas Paceda Bitung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:09

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

INTELIJENPOS.com, BITUNG – Praktik pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di lingkungan Puskesmas Paceda, Kota Bitung, kini menuai sorotan tajam. Berdasarkan investigasi lapangan yang dilakukan pada Kamis, 25 Juni 2026, ditemukan indikasi kuat adanya pengelolaan limbah medis yang tidak sesuai dengan Standar Prosedur Operasional (SOP) kesehatan dan regulasi lingkungan hidup.

Temuan Lapangan

Dalam temuan yang didokumentasikan di lokasi, tim investigasi mendapati sebuah kotak safety box berwarna kuning yang berfungsi sebagai wadah limbah tajam medis diletakkan begitu saja di lantai sebuah ruangan yang mudah diakses. Penempatan limbah infeksius di area yang terbuka dan bercampur dengan fasilitas umum ini dinilai sangat berbahaya karena berisiko tinggi terhadap penularan infeksi silang bagi staf maupun masyarakat umum.

Lebih jauh, investigasi di sekitar area tersebut menemukan tumpukan sisa pembakaran sampah yang mengandung material medis. Di antara sisa abu pembakaran, tampak jelas sisa sarung tangan karet (latex gloves), kemasan alat kesehatan, serta sampah umum lainnya yang dibakar di lahan terbuka.

Upaya Konfirmasi yang Nihil

Terkait temuan ini, upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Kepala Puskesmas (Kapus) Paceda, dr. Feybie Thanderan, melalui sambungan telepon maupun pesan singkat WhatsApp. Namun, hingga berita ini diturunkan, dr. Feybie Thanderan tidak memberikan tanggapan atau respons apa pun terkait dugaan pelanggaran prosedur tersebut.

Pelanggaran Regulasi dan Bahaya Kesehatan

Sebagai ahli medis, praktik pembakaran limbah B3 di ruang terbuka merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip biosafety. Pembakaran terbuka terhadap limbah medis tidak menjamin sterilisasi infeksius dan justru berpotensi melepaskan gas beracun seperti dioksin dan furan yang berbahaya bagi kualitas udara serta kesehatan pernapasan warga di sekitar lokasi Paceda.

Selain itu, menurut protokol kesehatan, limbah B3 wajib dikelola melalui mekanisme khusus, yakni dikumpulkan dalam wadah yang aman dan diproses melalui insinerator berizin atau diserahkan kepada pihak ketiga yang memiliki kewenangan resmi untuk pemusnahan limbah medis, bukan dimusnahkan dengan cara dibakar secara mandiri di lingkungan fasilitas kesehatan.

Desakan Audit

Melihat fakta di lapangan, publik mendesak Dinas Kesehatan Kota Bitung dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bitung untuk segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh. Diperlukan audit manajemen limbah B3 secara mendalam di Puskesmas Paceda untuk memastikan bahwa seluruh operasional fasilitas kesehatan tersebut telah memenuhi standar regulasi kesehatan dan lingkungan yang berlaku. Kelalaian dalam pengelolaan limbah infeksius tidak dapat ditoleransi karena menyangkut keselamatan nyawa masyarakat luas.

(Red)

Berita Terkait

976 Anak Putus Sekolah di Bitung, Maesa Tertinggi: Pemkot Diminta Tak Berhenti di Pendataan
Dua Tahun Menanti, Insentif Ratusan Tutor PKBM Bitung Belum Juga Dibayarkan
Kepala Balai Bahasa Sulawesi Utara Tutup Kegiatan “Literasi Generasi Bintang” di TBM Ceria Bitung
Kepala Balai Bahasa Sulut Kunjungi TBM Ceria Bitung, Pantau Pemanfaatan Bantuan Pemerintah
Dari Buku Menuju Mimpi, Literasi Generasi Bintang TBM Ceria Semangati Anak Bitung
Forum Literasi Cerdas Kota Bitung Perkuat Kolaborasi Antar-TBM
Sertifikat Bea Cukai Bitung Diduga Cacat Hukum, Ahli Waris Tegas Hentikan Proyek di Lahan Warisan
DUGAAN KETIDAKTRANSPARAN PENGELOLAAN ANGGARAN PROYEK RENOVASI RUMAH NEGARA KPPBC BITUNG
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:57

976 Anak Putus Sekolah di Bitung, Maesa Tertinggi: Pemkot Diminta Tak Berhenti di Pendataan

Jumat, 4 September 2026 - 17:04

Dua Tahun Menanti, Insentif Ratusan Tutor PKBM Bitung Belum Juga Dibayarkan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:38

Kepala Balai Bahasa Sulawesi Utara Tutup Kegiatan “Literasi Generasi Bintang” di TBM Ceria Bitung

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:44

Kepala Balai Bahasa Sulut Kunjungi TBM Ceria Bitung, Pantau Pemanfaatan Bantuan Pemerintah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:03

Dari Buku Menuju Mimpi, Literasi Generasi Bintang TBM Ceria Semangati Anak Bitung

Berita Terbaru