INTELIJENPOS.com, BITUNG — Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara, Januar Pribadi, melakukan kunjungan ke Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Ceria Bitung, Sabtu (22/8/2026), dalam rangka memantau pelaksanaan dan pemanfaatan Bantuan Pemerintah untuk Komunitas Literasi dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan pemerintah dimanfaatkan secara tepat, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi penguatan budaya literasi di tengah masyarakat.

Dalam kunjungannya, Januar Pribadi melihat secara langsung pelaksanaan kegiatan literasi yang melibatkan anak-anak sebagai peserta. Kehadiran Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara juga menjadi bentuk dukungan terhadap TBM serta para pegiat literasi yang terus berkontribusi dalam meningkatkan minat baca dan budaya belajar masyarakat.
Selain memantau kegiatan, Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara turut melakukan sesi foto bersama dengan anak-anak peserta kegiatan serta sejumlah ketua TBM yang aktif dalam pengembangan gerakan literasi di Kota Bitung.
Sejumlah ketua TBM yang hadir dalam sesi tersebut antara lain Samuel H. Ladi, S.Pd.K, Ketua TBM Infinity Faith Berkarya; Elisabeth Jemima, S.I.K., Ketua TBM Ceria; Jufri Deny Heryanto Pakh,S.P,, Ketua TBM ST3; serta Raymond Katuuk, M.Pd., Ketua TBM Cumerita, selaku Forum Literasi Cerdas Kota Bitung sekaligus Ketua Perkumpulan Karya Penggerak Literasi Sulawesi Utara.
Kehadiran para pengelola dan penggerak TBM tersebut mencerminkan semangat kolaborasi dalam mengembangkan gerakan literasi di Kota Bitung. Masing-masing komunitas diharapkan terus menghadirkan program yang dapat meningkatkan minat baca, kemampuan menulis, kreativitas, serta budaya belajar masyarakat, khususnya generasi muda.
Pemantauan terhadap pemanfaatan bantuan pemerintah juga menjadi bagian penting dalam memastikan dukungan yang diberikan kepada komunitas literasi benar-benar digunakan sesuai tujuan dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Kolaborasi antara Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara, komunitas literasi, dan para pengelola TBM diharapkan terus diperkuat. Dengan sinergi tersebut, gerakan literasi di Kota Bitung diharapkan semakin berkembang dan mampu menciptakan ruang belajar yang inklusif bagi masyarakat.
Kegiatan kunjungan tersebut ditutup dengan suasana penuh kebersamaan melalui sesi foto bersama Kepala Balai Bahasa Sulawesi Utara, anak-anak peserta kegiatan, dan para penggerak literasi Kota Bitung sebagai bagian dari semangat bersama membangun budaya literasi yang berkelanjutan. (Sam)







