Semarak HUT Ke-81 RI di Negeri Mosso, KKN Unidjar Wattiheluw Hidupkan Tradisi, Kebersamaan, dan Semangat Persaudaraan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:30

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

INTELIJENPOS.com MOSSO, MALUKU TENGAH – Menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Dr. Djar Wattiheluw yang melaksanakan pengabdian di Negeri Mosso, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah, turut memeriahkan momentum kemerdekaan dengan menggelar berbagai perlombaan rakyat. Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah upacara pengibaran Bendera Merah Putih, bertempat di Lapangan Sepak Bola Negeri Mosso, Senin (17/8/2026), mulai pukul 10.30 WIT.

Sejumlah mata lomba yang digelar di antaranya lomba bale papeda atau “papeda terbang” yang diperuntukkan bagi ibu-ibu, serta lomba joget balon bagi anak-anak. Berbagai perlombaan tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme dari masyarakat setempat.

Kegiatan turut dihadiri berbagai unsur masyarakat Negeri Mosso, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, pemerintah negeri, masyarakat, para guru, hingga siswa dari berbagai jenjang pendidikan, termasuk MI, SMP, dan SMA.

Ketua Kelompok KKN Negeri Mosso, Riswan Nusain, mengatakan salah satu lomba yang memiliki daya tarik tersendiri adalah bale papeda atau papeda terbang. Dalam perlombaan tersebut, peserta ditantang memindahkan papeda dari satu tempat ke tempat lainnya dengan jarak sekitar setengah meter.

Menurut Riswan, lomba tersebut bukan sekadar permainan untuk memeriahkan HUT RI, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan dan melestarikan makanan tradisional khas Maluku yang berbahan dasar sagu.

Lomba ini kami laksanakan sebagai bagian dari program tambahan kami sebagai mahasiswa KKN. Kami adalah mahasiswa sekaligus bagian dari warga Indonesia. Karena itu, kami ikut merayakan momentum HUT ke-81 RI dengan terus mengenang jasa para pejuang dan leluhur yang telah berjuang membela Indonesia hingga kemerdekaan ini dapat dirasakan oleh generasi kami,” ujar Riswan.

Ia menambahkan, sejak berada di Negeri Mosso, mahasiswa KKN Universitas Dr. Djar Wattiheluw berupaya terlibat aktif dalam berbagai kegiatan masyarakat, baik program yang digagas kelompok KKN maupun agenda pemerintah negeri.

Keterlibatan tersebut, kata dia, menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memberikan kontribusi melalui ilmu pengetahuan, ide, gagasan, serta membangun koordinasi dan kerja sama yang baik bersama masyarakat.

Sebagai anak Indonesia, penting bagi kami untuk ikut mengambil bagian dalam memajukan bangsa dan negara,” katanya.

Riswan menjelaskan, dalam rangkaian perayaan HUT ke-81 RI tersebut, mahasiswa KKN tidak hanya terlibat sebagai panitia, tetapi juga terlibat menjadi juri yang menilai jalannya perlombaan.

Menurutnya, keterlibatan tersebut memiliki makna yang lebih luas karena momentum kemerdekaan dapat menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat.

Selain perlombaan, mahasiswa KKN Universitas Dr. Djar Wattiheluw di Negeri Mosso juga menggelar makan patita, atau makan bersama, yang melibatkan seluruh masyarakat setempat baik itu pemuda, pemerintah negeri, serta pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan perlombaan.

Momen makan patita menjadi salah satu bagian yang paling berkesan dalam rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI di Negeri Mosso. Suasana kebersamaan terlihat ketika mahasiswa KKN dan masyarakat duduk bersama serta menikmati hidangan dalam satu semangat persaudaraan.

Riswan menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar bentuk kemeriahan atau hura-hura dalam menyambut kemerdekaan, tetapi merupakan bagian dari strategi mahasiswa KKN untuk membangun kedekatan dengan masyarakat.

Ini bukan sekadar hura-hura. Makan patita bersama merupakan salah satu cara kami melakukan pendekatan dengan masyarakat Negeri Mosso. Dengan kebersamaan seperti ini, masyarakat dapat lebih mengenal dan memahami kehadiran kami sebagai mahasiswa KKN di Negeri Mosso,” ungkapnya.

Ia menilai, kemerdekaan bukan hanya tentang perayaan seremonial, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat terus menjaga persatuan, membangun kekeluargaan, serta memperkuat kolaborasi untuk menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

Agenda ini bukan sekadar tentang kemerdekaan saja, tetapi juga bagaimana kita memperluas silaturahmi dan mempererat kekeluargaan. Kemerdekaan membutuhkan proses panjang, membutuhkan kekuatan kekeluargaan dan kolaborasi yang kuat untuk membangun negeri ini ke depan,” tegas Riswan.

Menutup keterangannya, Riswan mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kedaulatan bangsa dan negara, melestarikan adat serta budaya, mengembangkan kreativitas pembangunan, dan mempertahankan kerukunan dalam kehidupan sosial.

Hidup sosial itu rasanya adem. Karena itu, masyarakat harus terus membangun kehidupan yang layak melalui peradaban bangsa dengan cara-cara kreatif dan inovatif di berbagai aspek,” pungkas Ketua KKN Negeri Mosso tersebut.

(NL)

Berita Terkait

Pemkab Maluku Tengah Pasok Air Bersih ke Tiga Pulau Terdampak Kekeringan
Flobamora NTT di Masohi Tampilkan Solidaritas Tanpa Batas, Kumpulkan Puluhan Juta untuk Korban Gempa NTT
Duka NTT, Duka Bersama: Flobamora NTT Maluku Tengah Galang Dana untuk Korban Gempa
Pentas Seni Karya Muda Hadirkan Ruang Kreatif Baru di Dulang Patita Masohi
Mahasiswa KKN Universitas Dr. Djar Wattiheluw kelompok I Sosialisasikan PHBS dan Pencegahan Stunting di Negeri Mosso
Gempa Magnitudo 2,5 Guncang Maluku Tengah, Berpusat 41 Kilometer Tenggara
Geotermal Maluku Tengah Jadi Sorotan IIGCE 2026, Bupati Zulkarnain Bidik Peluang Investasi Energi Bersih
Aktivis Seram Kecam Dugaan Ungkapan Rasis terhadap Mahasiswa Pegunungan
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 13:57

Pemkab Maluku Tengah Pasok Air Bersih ke Tiga Pulau Terdampak Kekeringan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:11

Flobamora NTT di Masohi Tampilkan Solidaritas Tanpa Batas, Kumpulkan Puluhan Juta untuk Korban Gempa NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 04:49

Duka NTT, Duka Bersama: Flobamora NTT Maluku Tengah Galang Dana untuk Korban Gempa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:37

Pentas Seni Karya Muda Hadirkan Ruang Kreatif Baru di Dulang Patita Masohi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:18

Mahasiswa KKN Universitas Dr. Djar Wattiheluw kelompok I Sosialisasikan PHBS dan Pencegahan Stunting di Negeri Mosso

Berita Terbaru