INTELIJENPOS.COM, RINONDORAN, MINAHASA UTARA — Menyongsong kontestasi Pemilihan Hukum Tua Desa Rinondoran, figur Sri Suryawati Pea, S.Pd hadir memperkenalkan diri sebagai Bakal Calon Pemilihan Hukum Tua yang mengusung visi pembangunan terarah serta solutif. Berpegang pada prinsip kepemimpinan “Bukan Sekadar Memimpin, Tetapi Hadir, Mendengar, dan Melayani,” ia memaparkan serangkaian program strategis yang berpusat pada dua sektor fundamental penopang kesejahteraan warga, yakni pendidikan dan ketersediaan air bersih.
Sebagai wujud nyata kesiapannya mengabdi, seluruh rancangan program kerja tersebut disusun secara cermat berdasarkan kebutuhan riil di tengah masyarakat.

Program Strategis Peningkatan dan Pemerataan Pendidikan
Bertolak dari latar belakang pendidikannya, Sri Suryawati Pea menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama kemajuan desa. Karena itulah, program strategis di sektor ini dirancang bukan hanya untuk mendekatkan akses pendidikan agar setiap anak di Desa Rinondoran memperoleh hak belajar yang setara, melainkan juga guna memperkuat sinergi pendukung kualitas generasi muda sekaligus memastikan fasilitas penunjang dapat dirasakan secara merata.
Terkait arah kebijakan tersebut, ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang mutlak dihadirkan sedekat mungkin dengan masyarakat.
“Pendidikan bukan sekadar tentang bangku sekolah, melainkan tentang bagaimana kita menyiapkan masa depan anak-anak kita. Oleh karena itu, sudah menjadi komitmen saya untuk memastikan akses dan kualitas pendidikan dapat didekatkan dan dirasakan secara merata oleh seluruh anak-anak di Desa Rinondoran,” ungkap Sri Suryawati Pea.
Program Strategis Penyediaan dan Perbaikan Infrastruktur Air Bersih
Di samping sektor pendidikan, pemenuhan kebutuhan dasar rumah tangga tentu menjadi prioritas krusial dalam agenda kerjanya. Guna menjawab tantangan tersebut, program strategis air bersih difokuskan untuk menghadirkan solusi jangka panjang atas ketersediaan air layak konsumsi, memperluas jaringan infrastruktur distribusi agar mampu menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan, serta menjaga kesehatan masyarakat melalui standar sanitasi yang memadai.
Menanggapi urgensi kebutuhan mendasar warganya ini, ia berpandangan bahwa air bersih merupakan hak fundamental yang penanganannya harus dilakukan secara serius.

“Ketersediaan air bersih adalah kebutuhan harian yang tidak bisa ditawar. Program strategis ke depan harus mampu menghadirkan solusi nyata agar setiap rumah tangga di Rinondoran tidak lagi mengalami kendala dalam mendapatkan akses air bersih yang layak dan sehat,” tambahnya.
Landasan Pengabdian yang Amanah, Jujur, dan Merakyat
Pada akhirnya, seluruh gagasan maupun program strategis tersebut disandarkan pada komitmen kerja yang teguh memegang nilai Amanah, Jujur, dan Merakyat. Melalui pendekatan empat pilar—yakni senantiasa hadir di tengah masyarakat, aktif mendengar setiap aspirasi serta keluhan secara langsung, melayani dengan setulus hati, serta membangun kemandirian desa—Sri Suryawati Pea, S.Pd, mendedikasikan diri sepenuhnya untuk memperkenalkan visi tata kelola pemerintahan Desa Rinondoran yang jauh lebih maju, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.
(Lukhy)







