Kadisparbud Minahasa Moudy Pangerapan Kembangkan Wisata Moderen

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INTELIJENPOS.com, Minahasa – Angin segar mulai berembus di destinasi-destinasi wisata unggulan Kabupaten Minahasa. Bukan sekadar soal pesona alamnya yang memikat, namun ada pemandangan baru yang menyapa setiap pelancong saat menapakkan kaki di sana: sebuah papan kecil berisi kode matriks hitam-putih yang kini menjadi gerbang masuk menuju pengalaman wisata modern.

Pemerintah Kabupaten Minahasa di bawah nakhoda Bupati Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang tengah serius memoles wajah pariwisata daerah. Salah satu terobosan mencolok yang kini tengah digeber oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) adalah integrasi teknologi QR Code di setiap titik strategis objek wisata.

Identitas Digital di Balik Benteng Moraya

Di Benteng Moraya, salah satu ikon sejarah kebanggaan warga Minahasa, teknologi ini sudah bukan lagi sekadar rencana. Pengunjung yang datang kini tak lagi sekadar melintas, melainkan diajak untuk melakukan pemindaian melalui gawai mereka. Hingga medio April 2026 saja, tercatat lebih dari 2.000 pasang mata telah terekam secara digital melalui sistem ini.

Moudy Pangerapan, Kepala Disparbud Minahasa, menggambarkan langkah ini sebagai bentuk adaptasi terhadap tuntutan zaman. Lewat satu ketukan di layar ponsel, data kunjungan tidak lagi berupa tumpukan kertas manual, melainkan angka-angka presisi yang masuk ke pusat data pemerintah.

“Aplikasi ini menjadi identitas pengunjung. Kami sedang menyiapkan fasilitas barcode ini untuk semua objek wisata strategis secara bertahap,” ungkap Moudy.

Lebih dari Sekadar Pendataan

Menariknya, pemindaian kode unik ini tidak hanya berfungsi sebagai “buku tamu digital”. Bagi wisatawan, QR Code tersebut bertransformasi menjadi pramuwisata elektronik. Begitu berhasil memindai, layar ponsel akan langsung menyajikan narasi sejarah, rincian fasilitas, hingga potensi budaya yang tersembunyi di lokasi tersebut.

Di sisi lain, pemerintah mendapatkan potret utuh mengenai siapa saja yang datang ke Tanah Minahasa—mulai dari asal daerah, jenis kelamin, hingga tujuan kunjungan mereka. Data akurat inilah yang nantinya menjadi fondasi bagi kebijakan pariwisata Minahasa ke depan agar lebih tepat sasaran dan efisien.

Menyambut Tamu Global

Transformasi ini terasa kian mendesak mengingat daya tarik Minahasa yang terus meluas ke kancah internasional. Arus kunjungan terpantau stabil hingga pertengahan tahun 2026, bahkan akhir bulan ini, Minahasa dijadwalkan akan menyambut rombongan wisatawan dari Korea Selatan.

Hadirnya teknologi digital di tengah rimbunnya alam dan kentalnya sejarah Minahasa menjadi sinyal kuat: daerah ini tidak hanya siap menjual keindahan, tapi juga kenyamanan dan keramahan pelayanan berbasis teknologi masa kini.

(Lukhy)

Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:39 WIB

Kadisparbud Minahasa Moudy Pangerapan Kembangkan Wisata Moderen

Berita Terbaru